05 Februari 2026

Manggar, Faktamediababel.com– Proses seleksi terbuka (selter) jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) kembali menuai sorotan tajam, 26/9/2025.

Kritik keras kali ini datang dari Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) FAKTA, Ade Kelana, yang secara terbuka mempertanyakan independensi, integritas, transparansi, dan konsistensi Panitia Seleksi (Pansel).

Dalam keterangan persnya, Ade Kelana menilai banyak kejanggalan yang menimbulkan keraguan publik terhadap objektivitas proses seleksi.

“Kami menilai independensi, integritas, transparansi, dan konsistensi Pansel Sekda Beltim sangat dipertanyakan. Proses yang seharusnya berjalan profesional dan terbuka justru memunculkan banyak tanda tanya,” tegas Ade Kelana di Manggar.

Kritik terhadap mekanisme seleksi Sekda Beltim bukanlah hal baru. Pada tahun 2023 lalu, LSM FAKTA juga pernah menyampaikan keberatan serupa, terutama terkait profesionalisme Pansel. Ade Kelana khawatir masalah yang sama kembali terulang pada seleksi tahun 2025 ini.

Ia menyoroti minimnya keterbukaan, terutama terkait mekanisme penilaian dan pengumuman hasil tes. Menurutnya, hal tersebut dapat membuka celah terjadinya praktik yang tidak sehat.

“Publik berhak mengetahui secara transparan bagaimana setiap kandidat dinilai. Jika informasi ini ditutup-tutupi, maka kecurigaan akan terus muncul,” tambahnya.

Sebagai informasi, pendaftaran seleksi Sekda Beltim dibuka pada Agustus 2025 dengan delapan calon. Dari jumlah tersebut, lima kandidat kemudian mengikuti uji kompetensi di Jakarta pada September 2025. Seleksi ini menjadi penting setelah pengunduran diri Sekda sebelumnya, Mathur Noviansyah, pada Mei 2025.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pansel maupun Pemerintah Kabupaten Belitung Timur terkait kritik yang dilayangkan LSM FAKTA.

Publik bersama LSM FAKTA berharap adanya penjelasan yang lebih terbuka dan transparan, agar Sekda terpilih benar-benar merupakan figur terbaik, kompeten, serta mampu menjalankan amanah dengan profesional.

Share this content:

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *