05 Februari 2026

Bangka, Faktamediababel.com -–

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang pemancing bernama Agung Mulyana (27), yang ditemukan meninggal dunia di atas kapal saat melakukan aktivitas memancing, di Perairan Pantai Tanjung Pesona, Kabupaten Bangka, Senin (15/12/2025).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, S.E., membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa operasi SAR dilakukan, setelah pihaknya menerima laporan adanya kondisi darurat medis di tengah laut.

Peristiwa bermula saat korban bersama tiga rekannya berangkat memancing, dari Dermaga TPI Pangkalbalam menuju fishing ground di Perairan Tanjung Pesona, pada Minggu (14/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Pada malam harinya, korban sempat mengeluhkan sakit dada dan sesak napas. Setelah mengoleskan minyak angin, korban memutuskan untuk beristirahat sementara rekan-rekannya melanjutkan memancing.

Namun, pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi tubuh kaku dan tidak merespons saat dibangunkan. Menyadari situasi darurat di area tanpa sinyal komunikasi (blank spot), rekan korban segera mengarahkan kapal mendekati Pantai Tanjung Pesona, untuk mendapatkan sinyal dan menghubungi Kansar Pangkalpinang guna meminta bantuan evakuasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu Tim Rescue diberangkatkan menggunakan kapal cepat RBB (Rigid Buoyancy Boat) milik Basarnas menuju lokasi yang diinformasikan. Operasi ini melibatkan unsur SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, ABK KN SAR Karna, Satpolairud Polres Pangkalpinang, serta Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK).

“Setibanya di lokasi, tim medis dari BKK segera melakukan pemeriksaan fisik terhadap korban. Setelah dipastikan meninggal dunia, jenazah dievakuasi ke kapal Basarnas dan dibawa menuju Dermaga TPI Pangkalbalam,” ujar Mikel.

Sesampainya di dermaga, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Mikel juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih, kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah terlibat dalam proses evakuasi.

“Dengan selesainya proses evakuasi korban, operasi SAR dinyatakan resmi ditutup,” pungkasnya. (*)

Share this content:

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *