05 Februari 2026

Bangka Selatan, Faktamediababel.com — Patroli tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0432/Bangka Selatan Letkol Inf Agus Wicaksono, dengan melibatkan unsur TNI-Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta instansi terkait lainnya.

Konvoi patroli dimulai dari Markas Kodim 0432/Basel dan menyusuri wilayah Kota Toboali. Kegiatan ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa perayaan hari besar keagamaan, yang kerap memiliki potensi kerawanan.

“Kami melaksanakan pengamanan secara terpadu, tidak hanya melibatkan TNI dan Polri, tetapi juga seluruh unsur terkait. Karena keamanan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Letkol Inf Agus Wicaksono saat melakukan pengecekan di Gereja Santa Maria Toboali.

Ia menjelaskan, TNI-Polri berfokus pada aspek keamanan dan pencegahan gangguan kamtibmas, Dishub bertugas mengatur kelancaran arus lalu lintas, sementara Satpol PP menjaga ketertiban umum di sekitar lokasi ibadah.

Gereja Santa Maria menjadi lokasi pertama yang dikunjungi. Di gereja terbesar di Kota Toboali tersebut, Forkopimda melakukan pengecekan sarana dan prasarana pengamanan, mulai dari pos pengamanan, sistem CCTV, hingga akses keluar-masuk jemaat.

Pimpinan Gereja Santa Maria, Pater Yoseph Adi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran langsung Forkopimda.
“Kami merasa lebih tenang dan aman. Kehadiran Forkopimda membuat jemaat semakin nyaman dalam merayakan Natal,” ujarnya.

Patroli kemudian dilanjutkan ke Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Toboali. Di lokasi tersebut, Dandim berdialog dengan pengurus dan jemaat yang tengah melakukan persiapan ibadah. Ia menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya dilakukan pada malam Natal, tetapi berlanjut hingga beberapa hari setelah perayaan Tahun Baru.

“Patroli akan dilakukan secara berkala mulai hari ini hingga awal Tahun Baru, agar masyarakat dapat beribadah dan merayakan dengan aman serta nyaman,” jelasnya.
Selain gereja, Forkopimda juga meninjau Pos Pengamanan Toboali yang menjadi pusat pengawasan di wilayah perkotaan. Personel TNI-Polri melaporkan bahwa kondisi keamanan hingga saat ini terpantau aman dan terkendali. Dandim pun mengingatkan seluruh personel agar tetap waspada, profesional, serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

“Personel telah disebar di titik-titik strategis, khususnya gereja, tempat ibadah, dan pusat keramaian. Kami juga melakukan pemantauan media sosial untuk mencegah penyebaran hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan,” ujarnya.

“Beberapa ruas jalan di sekitar gereja akan ditutup sementara saat ibadah malam Natal. Petugas akan disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar,” katanya, sembari mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan berkendara.

Perwakilan Forkopimda lainnya menyampaikan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan momentum kebersamaan yang harus dijaga dengan rasa saling menghormati.
“Kami ingin seluruh masyarakat Bangka Selatan, tanpa memandang latar belakang agama dan keyakinan, dapat merayakan dengan damai dan penuh sukacita,” ujarnya.
Kehadiran Forkopimda di tengah masyarakat mendapat respons positif. merasa lebih aman dengan adanya patroli langsung.

Dandim 0432/Basel berharap perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kota Toboali serta seluruh wilayah Bangka Selatan dapat berjalan lancar, aman, dan penuh kebahagiaan.
“Semoga seluruh masyarakat dapat merayakan dengan sukacita dan terus menjaga kerukunan demi terciptanya Bangka Selatan yang damai dan harmonis,” pungkasnya.

Forkopimda Bangka Selatan juga berencana melanjutkan patroli serupa ke wilayah lain dalam beberapa hari ke depan guna memastikan stabilitas keamanan selama masa perayaan.

Share this content:

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *