
Toboali, Faktamediababel.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menyerahkan bantuan perlengkapan alat usaha secara simbolis kepada 70 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Ruang Rapat Gunung Namak, Rabu (31/12/2025),
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, ST., M.Tr.IP, didampingi Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M. Program ini merupakan bagian dari kebijakan prioritas pemerintah daerah untuk memperkuat UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan naik kelas.
Acara ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, S.T., M.M., Staf Ahli Bupati Bangka Selatan Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Firmansyah, S.H., M.M., serta Plt. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka Selatan, Deka Indra, S.E.
Bupati Riza Herdavid mengatakan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada pelaku UMKM dari berbagai jenis usaha, mulai dari pedagang sayur, penggilingan daging dan bumbu, toko kelontong, rumah potong unggas, hingga industri rumahan seperti dodol, bakso, kemplang, gula aren, penjahit, tukang kusen, dan kedai makanan.
Bantuan yang diberikan berupa peralatan usaha dan dukungan modal, disesuaikan dengan proposal yang telah diajukan oleh para pelaku UMKM sebelumnya,” ujarnya.
Bupati Riza Herdavid menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara selektif dan berkeadilan agar benar-benar tepat sasaran. Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sarana untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Saya berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik agar usaha pelaku UMKM terus berkembang, mampu meningkatkan pendapatan, dan memberi dampak ekonomi bagi lingkungan sekitarnya,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Bupati Riza Herdavid menyebutkan bahwa keberhasilan program UMKM tidak hanya diukur dari tersalurnya bantuan, tetapi dari dampak jangka panjang, terutama kemampuan usaha untuk berkembang dan menyerap tenaga kerja lokal.
Finishing-nya adalah bagaimana usaha itu bisa berkembang dan menambah pegawai. Kalau sudah bisa menyerap tenaga kerja, InsyaAllah usahanya akan semakin baik,” ungkapnya.
Bupati Riza Herdavid juga menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen nyata untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap para pelaku UMKM dapat menggunakan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Berdasarkan data terakhir, potensi UMKM di Bangka Selatan terus menunjukkan tren positif. Momentum libur Natal dan Tahun Baru juga dinilai memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi, khususnya pada sektor kuliner, kerajinan, dan jasa. Hal ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk terus mengevaluasi dan memperluas cakupan program bantuan UMKM.
Selain itu, Bupati Riza Herdavid juga mengingatkan agar bantuan yang telah diberikan tidak disalahgunakan. Pemerintah daerah akan melakukan pengawasan secara berkala guna memastikan bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat.
Menutup pesannya, Bupati Riza Herdavid menegaskan bahwa program ini akan terus dijalankan secara konsisten dan tidak akan berhenti di tengah jalan. Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan UMKM sebagai kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya pastikan program ini akan terus berjalan karena merupakan program prioritas. Target akhirnya adalah pelaku UMKM semakin sejahtera dan ekonomi Bangka Selatan semakin kuat,” tutupnya.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga akan melakukan pengawasan secara berkala serta mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam kemasan dan strategi pemasaran agar memiliki daya saing. Program bantuan UMKM ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangka Selatan.
Share this content:
