05 Februari 2026

Bangka Barat, Faktamediababel.com —

Seorang nelayan lanjut usia asal Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, dilaporkan hilang saat melaut di sekitar Perairan Karang Berang-berang. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang pun menerjunkan tim penyelamat untuk melakukan operasi pencarian, Sabtu, 10 Januari 2026.

Nelayan tersebut diketahui bernama Adnan Sahid (67), warga Desa Keranggan, Kecamatan Mentok. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat melaut menggunakan perahu kayu menuju fishing ground di Perairan Karang Berang-berang pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Biasanya, korban kembali ke darat pada keesokan harinya sekitar pukul 09.00 WIB. Namun hingga Jumat petang (9/1/2026), korban tak kunjung pulang. Rekan-rekan sesama nelayan sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi, namun tidak membuahkan hasil.

Khawatir akan keselamatan korban, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Makassar) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, S.E., mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR (USS) Mentok menuju lokasi kejadian.

“Semalam kami menerima laporan dan segera memberangkatkan tim SAR untuk melakukan operasi pencarian terhadap korban,” ujar Mikel, Sabtu (10/1/2026).

Mikel menambahkan, proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Hujan lebat disertai angin kencang dilaporkan melanda wilayah perairan Kepulauan Bangka Belitung sejak beberapa hari terakhir.

“Pencarian hari ini difokuskan dengan metode penyisiran di permukaan air menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” jelasnya.

Operasi pencarian ini melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer USS Mentok, Satpolair Polres Bangka Barat, BPBD Bangka Barat, serta dibantu oleh nelayan setempat. (*)

Share this content:

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *