
BANGKA SELATAN, Faktamediababel.com – Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Darusalam Desa Permis, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan dukungan dan persetujuannya terhadap keputusan DPR RI yang menyetujui delapan poin rekomendasi dalam rangka Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Pimpinan Ponpes Darusalam, Ustad Suhardi, pada Sabtu, 31 Januari 2026. Ia menilai rekomendasi DPR RI, khususnya poin yang menegaskan Polri tetap berada di bawah kendali Presiden, merupakan langkah strategis dan sangat penting untuk menjaga independensi serta profesionalisme institusi kepolisian.
Menurut Ustad Suhardi, penempatan Polri di bawah Presiden merupakan upaya untuk memastikan agar institusi penegak hukum tersebut tidak terpengaruh oleh dinamika dan kepentingan politik praktis.
“Keputusan ini sangat bijaksana. Menjaga Polri tetap di bawah Presiden adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa institusi kepolisian dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik, tanpa terjebak dalam politisasi. Polri harus tetap profesional dan tidak terbebani oleh kepentingan politik,” ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun struktur organisasi Polri berada di bawah Presiden, hal terpenting yang perlu terus dilakukan adalah reformasi internal di tubuh Polri, terutama dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ustad Suhardi juga mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia Polri melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan, khususnya dalam bidang etika, komunikasi publik, serta pemahaman terhadap hak asasi manusia (HAM).
“Polri harus lebih mendekatkan diri kepada masyarakat dan menunjukkan sikap yang humanis dalam setiap interaksi,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap agar seluruh anggota Polri benar-benar memahami perannya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, bukan semata-mata sebagai aparat penegak hukum yang bertindak keras atau arogan di lapangan.
Selain itu, Pimpinan Ponpes Darusalam juga mengusulkan agar Polri semakin memperkuat peran serta masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. Hal tersebut dapat dilakukan melalui program-program kolaboratif antara Polri dan masyarakat guna meningkatkan kesadaran hukum serta mengurangi potensi konflik di tengah masyarakat.
“Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan. Jika Polri dan masyarakat bisa bekerja sama, kita akan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan harmonis untuk semua pihak,” tuturnya.
Dengan reformasi yang berkelanjutan dan konsisten, Ustad Suhardi berharap Polri dapat menjadi institusi yang semakin transparan, akuntabel, dan dekat dengan rakyat. Ia menegaskan bahwa Ponpes Darusalam mendukung penuh setiap langkah yang bertujuan memperkuat institusi Polri demi menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia.
Share this content:
