21 Februari 2026

Pulau Lepar, Faktamediababel.com – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 dari Kodim 0432/Basel terus mempercepat pengerjaan sasaran fisik di Desa Penutuk, Kecamatan Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan. (21/2/2026).

Memasuki pekan kedua pelaksanaan, fokus pekerjaan diarahkan pada pemasangan gorong-gorong beton di sepanjang badan jalan yang tengah dibangun untuk menghubungkan desa dengan area persawahan masyarakat.
Sebanyak 10 titik gorong-gorong beton dipasang guna memperlancar sistem drainase dan mencegah kerusakan jalan akibat genangan maupun luapan air, khususnya saat musim penghujan. Pembangunan infrastruktur ini menjadi bagian penting dari program TMMD dalam membuka akses transportasi yang lebih layak dan aman bagi warga.

Komandan Satgas TMMD ke-127, Letkol Inf Agus Wicaksono melalui Danramil 432-03/Lepar Lettu Inf Risdam menjelaskan bahwa pemasangan gorong-gorong dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat. Sinergi tersebut menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pembangunan.

“Kami menggunakan material gorong-gorong berbahan beton, baik buis beton berbentuk bulat maupun box culvert, agar konstruksinya lebih kokoh dan tahan lama. Dengan kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat, pekerjaan fisik yang cukup berat ini dapat diselesaikan dengan cepat, tepat, dan terukur,” ujar Lettu Inf Risdam saat meninjau langsung lokasi pekerjaan, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, pemasangan, gorong-gorong tidak hanya sekadar pelengkap pembangunan jalan, tetapi menjadi elemen vital dalam menjaga kualitas dan usia pakai infrastruktur. Tanpa sistem drainase yang baik, jalan yang dibangun berisiko cepat rusak akibat tergerus air.

Program TMMD ke-127 di Desa Penutuk sendiri memiliki tujuan utama membuka akses jalan dari permukiman warga menuju area persawahan. Selama ini, kondisi jalan yang berlumpur dan becek saat hujan menjadi kendala serius bagi aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen. Dengan adanya peningkatan kualitas jalan serta pemasangan gorong-gorong, diharapkan mobilitas warga semakin lancar dan berdampak langsung pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Salah satu warga Desa Penutuk, Bagong, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap pembangunan yang tengah berlangsung. Ia menuturkan bahwa sebelumnya jalan tersebut sulit dilalui, terutama ketika hujan turun.
“Dulu kalau hujan, jalan ini becek dan sering tidak bisa dilewati. Sekarang dengan adanya gorong-gorong dan perbaikan jalan dari Bapak TNI, akses jadi lebih aman dan lancar. Kami sangat terbantu,” ujarnya.

Program TMMD ke-127 dijadwalkan berlangsung selama 30 hari dengan berbagai sasaran fisik dan nonfisik. Selain pembangunan jalan dan pemasangan gorong-gorong, kegiatan fisik lainnya meliputi rehabilitasi mushola, pembangunan sumur bor, serta perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Sementara itu, kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan kepada masyarakat, donor darah, pelayanan Posyandu dan Posbindu.

Melalui TMMD, TNI bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan kepulauan seperti Pulau Lepar, guna mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Share this content:

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *