
Toboali, Faktamediababel. com – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0432/Basel terus menggeber sejumlah pekerjaan fisik di wilayah sasaran. (24/2/26).
Salah satu fokus utama dalam program tersebut adalah percepatan rehabilitasi Mushola Al Munawar yang berlokasi di Desa Penutuk, Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan.
Kegiatan rehabilitasi ini menjadi bagian dari sasaran tambahan TMMD ke-127 yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur umum, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan spiritual masyarakat.
Mushola sebagai pusat ibadah dan aktivitas keagamaan warga dinilai memiliki peran penting dalam membangun karakter dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat desa.
Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel, Letkol Inf Agus Wicaksono, menegaskan bahwa pemilihan Mushola Al Munawar sebagai sasaran fisik didasarkan pada aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat, khususnya dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan.
“Percepatan renovasi Mushola Al Munawar ini bertujuan agar warga dapat lebih khusyuk dan nyaman dalam beribadah. Apalagi menjelang Ramadhan, intensitas kegiatan keagamaan tentu meningkat, baik salat berjamaah, tadarus, maupun kegiatan keislaman lainnya. Lebih dari itu, keterlibatan personel Satgas bersama warga dalam pengerjaan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujar Dandim.
Sejak dimulai pada 13 Februari 2026, progres pengerjaan rehab mushola menunjukkan perkembangan yang signifikan. Berdasarkan pantauan di lapangan, hingga saat ini capaian pekerjaan telah mencapai sekitar 65 persen. Personel Satgas bersama masyarakat setempat bahu-membahu menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan secara gotong royong.
Adapun fokus pekerjaan meliputi pengecatan bagian luar dan dalam bangunan, perbaikan pagar, serta pembenahan sarana tempat wudhu dan WC. Beberapa bagian bangunan yang sebelumnya tampak kusam dan mulai mengalami kerusakan kini perlahan berubah menjadi lebih bersih dan tertata rapi. Area tempat wudhu yang sebelumnya kurang layak juga diperbaiki agar lebih higienis dan nyaman digunakan oleh jamaah.
Pulau Lepar yang secara geografis terpisah dari pusat kota dan harus ditempuh dengan jalur penyeberangan, menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembangunan. Keterbatasan akses distribusi material serta faktor cuaca tidak menyurutkan semangat Satgas TMMD dan warga untuk tetap bekerja maksimal. Justru kondisi tersebut semakin memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong.
Kepala Desa Penutuk, Juniharso, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kerja nyata TNI melalui program TMMD ini. Menurutnya, keberadaan Satgas TMMD membawa dampak positif yang sangat dirasakan masyarakat, baik dari sisi pembangunan fisik maupun semangat sosial.
“Warga sangat terbantu dengan adanya program TMMD ini. Sebelum direhab, Mushola Al Munawar terlihat kusam dan kurang terawat. Kondisi akses Pulau Lepar yang harus menyeberang ke kota juga membuat perbaikan berjalan lambat. Alhamdulillah, dengan bantuan bapak-bapak TNI, progresnya sangat cepat. Gotong royong warga juga semakin solid dan semangat kebersamaan semakin terasa,” ujar Juniharso.
Ia menambahkan bahwa selain meningkatkan kualitas sarana ibadah, kegiatan rehab mushola ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Setiap hari, warga secara sukarela datang membantu, mulai dari mengaduk semen, mengecat dinding, hingga membersihkan lingkungan sekitar mushola.
Program TMMD ke-127 sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga melaksanakan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat. Hal ini sejalan dengan tujuan utama TMMD sebagai bentuk sinergi lintas sektoral untuk mempercepat pembangunan di daerah terpencil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel menargetkan seluruh pekerjaan, baik fisik maupun non-fisik, dapat rampung tepat waktu sebelum penutupan program. Dengan demikian, seluruh hasil pembangunan dapat langsung dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Diharapkan, setelah selesai direhabilitasi, Mushola Al Munawar tidak hanya menjadi tempat ibadah yang lebih layak dan nyaman, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang semakin hidup. Kehadiran mushola yang representatif diharapkan mampu meningkatkan semangat religiusitas masyarakat serta memperkuat nilai persatuan dan kebersamaan.
Melalui program TMMD ke-127 ini, TNI kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi berbagai keterbatasan, serta membangun desa dari pinggiran. Semangat gotong royong yang terbangun antara prajurit dan warga menjadi cerminan nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tetap terjaga dan semakin kokoh, khususnya di wilayah Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan.
Share this content:
