
Bangka Selatan, Faktamediababel.com – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0432/Basel terus mempercepat pengerjaan sasaran fisik berupa pembangunan siring atau saluran drainase jalan di Desa Penutuk, Kecamatan Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan. (24/2/26).
Pembuatan siring ini menjadi bagian penting dari program peningkatan infrastruktur jalan desa sepanjang 5,5 kilometer dengan lebar 7 meter yang tengah dikerjakan melalui TMMD.
Keberadaan drainase tersebut bertujuan untuk mencegah kerusakan badan jalan akibat genangan air saat musim hujan sekaligus memperlancar aliran air ke saluran irigasi milik warga.
Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel, Letkol Inf Agus Wicaksono, melalui Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD Kapten Inf Tri Wahyudi, menjelaskan bahwa pembangunan siring merupakan program pokok yang sangat menentukan daya tahan jalan dalam jangka panjang.
“Pembuatan siring jalan ini adalah program pokok. Kami fokus pada kualitas agar saat musim hujan, jalan tidak mudah tergerus air. Dengan drainase yang baik, usia jalan akan lebih lama dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Kapten Inf Tri Wahyudi di lokasi kegiatan, Selasa (24/2/2026).
Ia menambahkan, hingga saat ini progres pengerjaan siring telah mencapai sekitar 55 persen. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terus bergotong royong menyelesaikan pembangunan tersebut sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Kondisi geografis Pulau Lepar yang kerap diguyur hujan dengan intensitas tinggi menjadikan sistem drainase sebagai kebutuhan mendesak. Sebelum adanya pembangunan siring, air hujan sering meluap ke badan jalan sehingga menyebabkan jalan becek, berlumpur, dan cepat rusak. Hal ini tentu menghambat aktivitas warga, terutama dalam mendukung roda perekonomian desa.
Bapak Glamo, salah satu tokoh petani sawah di Desa Penutuk, mengapresiasi langkah cepat Satgas TMMD dalam membangun saluran drainase tersebut.
“Sebelum ada siring, jalan sering becek dan rusak kalau hujan turun. Kami para petani kesulitan mengangkut hasil panen sawah dan kebun. Alhamdulillah, dengan adanya TMMD ini, siring jalan dibangun kokoh. Ini sangat membantu akses perekonomian warga,” ungkapnya.
Pembangunan siring jalan ini ditargetkan rampung sebelum penutupan TMMD ke-127. Dengan tersedianya infrastruktur jalan yang dilengkapi drainase memadai, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih efisien, serta kualitas hidup warga Desa Penutuk terus meningkat secara berkelanjutan.
Share this content:
