
Toboali, Faktamediababel.com – Memasuki bulan suci Ramadan, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0432/Basel tetap konsisten menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat tanpa meninggalkan kewajiban ibadah. Di sela-sela kegiatan pembangunan, personel Satgas rutin melaksanakan salat berjamaah bersama warga, dilanjutkan salat Tarawih dan apel malam.
Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan ini menjadi bagian dari safari Ramadan Satgas TMMD. Selain mempererat silaturahmi dengan masyarakat, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat kedisiplinan dan kekompakan personel di lapangan.
Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD ke-127, Kapten Inf Tri Wahyudi, menegaskan bahwa keseimbangan antara tugas, kesehatan, dan ibadah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan TMMD.
“Sebelum terjun ke sasaran fisik seperti perbaikan jalan, perehaban mushola, dan pembangunan rumah tidak layak huni (RLTH), seluruh personel Satgas diwajibkan melaksanakan olahraga ringan, apel pagi, serta apel malam. Ini bukan hanya untuk menjaga kesehatan fisik, tetapi juga membangun mental disiplin, rohani, dan kekompakan bersama warga. Dengan kondisi prima, hasil pekerjaan akan maksimal dan tepat waktu,” ujar Kapten Tri Wahyudi.
Menurutnya, apel rutin yang digelar di lokasi yang telah ditentukan juga menjadi sarana evaluasi pekerjaan hari sebelumnya serta pembagian tugas secara efektif dan efisien. Dalam setiap apel, pimpinan selalu menekankan pentingnya faktor keamanan (safety) selama bekerja agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Meski menjalankan ibadah puasa, semangat personel Satgas tidak surut. Justru, momentum Ramadan dimanfaatkan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui ibadah bersama dan kegiatan keagamaan lainnya.
Salah satu warga Desa Penutuk, Jerukik, mengaku kagum dengan kedisiplinan yang ditunjukkan para prajurit TNI selama bertugas di desanya.
“Tentara di sini luar biasa. Pagi-pagi sudah olahraga, apel, baru kerja. Malamnya tetap salat Tarawih bersama warga, lalu apel lagi untuk memastikan personel aman dan lengkap. Kami warga jadi ikut bersemangat dan lebih disiplin. Semoga TMMD di desa kami sukses,” ungkapnya.
Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membawa perubahan dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan contoh kedisiplinan dan semangat kebersamaan kepada masyarakat. Program fisik seperti perbaikan jalan, perehaban mushola, dan pembangunan RLTH terus dikebut agar selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan.
Hingga saat ini, pelaksanaan TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel di wilayah Pulau Lepar berjalan dengan aman, lancar, dan penuh semangat kekeluargaan. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju.
Semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan tema TMMD, “TNI Manunggal Membangun Desa,” yang menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir dan menjadi bagian dari solusi dalam pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Share this content:
