04 Maret 2026

Bangka Selatan, Faktamediababel.com – Dalam upaya mendukung target penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0432/Basel menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pencegahan stunting bagi para ibu di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari program nonfisik TMMD yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang tepat, serta pemantauan tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Penyuluhan ini turut melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Lepar.
Danramil Lepar, Lettu Inf Risdam, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bentuk dukungan nyata TNI terhadap program pemerintah dalam menekan angka stunting, khususnya di wilayah Desa Penutuk dan sekitarnya.

“Dengan kegiatan sosialisasi penyuluhan penanganan serta pencegahan stunting yang kita gelar ini, diharapkan dapat membantu upaya pemerintah dalam mencegah terjadinya kasus stunting, khususnya di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Bangka Selatan,” ujarnya.

Menurutnya, permasalahan stunting harus ditangani secara bersama-sama melalui edukasi yang berkelanjutan. Selain pembangunan infrastruktur desa, TMMD juga berkomitmen memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan penyuluhan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Desa Penutuk, Juni Harso, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0432/Basel yang telah melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan di desanya, baik fisik maupun nonfisik.

“Dengan adanya kegiatan TMMD ini, kami masyarakat Desa Penutuk sangat terbantu. Di antaranya pembangunan rumah tidak layak huni, pembuatan sumber air bor, pembangunan mushola, sarana olahraga, hingga perbaikan jalan menuju kebun. Masih banyak manfaat lainnya dengan hadirnya TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel ini,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena dampaknya sangat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga desa.

Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Lepar, dr. Febriyanti, menegaskan bahwa pencegahan dan penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tugas dan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.

“Alhamdulillah, kegiatan penyuluhan dan sosialisasi yang kita lakukan di Desa Penutuk ini mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat di kecamatan. Hal tersebut terbukti dengan antusiasme masyarakat yang hadir untuk mengikuti sosialisasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui edukasi yang intensif dan berkesinambungan, diharapkan para orang tua semakin memahami pentingnya asupan gizi yang cukup, pemeriksaan rutin ke fasilitas kesehatan, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat dalam keluarga.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar pemenuhan gizi anak, pencegahan anemia pada ibu hamil, hingga pentingnya pemberian ASI eksklusif.

Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan, program TMMD ke-127 diharapkan mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam menciptakan generasi sehat dan bebas stunting di Kabupaten Bangka Selatan.

Share this content:

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *