09 Juli 2026

Bangka Selatan, Faktamediababel.com —– Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) menggelar kegiatan Penggerakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Halaman Kantor Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membudayakan pola hidup sehat guna mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas.


Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan, dr. Agus Pranawa, yang sekaligus menjadi narasumber. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bangka Selatan, Ari Sutanto, S.Si., M.T., sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kabupaten Bangka Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan, dr. Agus Pranawa menegaskan bahwa GERMAS merupakan gerakan kampanye nasional yang diinisiasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk membudayakan pola hidup sehat melalui perubahan perilaku masyarakat menuju Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Menurutnya, pelaksanaan GERMAS sejalan dengan arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Tahun 2005–2025 yang menargetkan terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, dan berakhlak mulia melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, gizi, pendidikan, keluarga berencana, serta kesejahteraan sosial.

GERMAS bukan sekadar program kesehatan, tetapi merupakan gerakan bersama untuk membangun budaya hidup sehat yang harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilannya membutuhkan komitmen dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ujar dr. Agus Pranawa.

Ia menjelaskan, implementasi GERMAS dilakukan melalui berbagai upaya, di antaranya peningkatan edukasi hidup sehat, peningkatan kualitas lingkungan, penguatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, penyediaan pangan sehat, percepatan perbaikan gizi, pembudayaan perilaku hidup sehat, serta peningkatan aktivitas fisik.

Lebih lanjut, dr. Agus Pranawa mengungkapkan bahwa berbagai persoalan kesehatan yang terjadi saat ini sebagian besar dipengaruhi oleh pola hidup masyarakat yang kurang sehat. Tingginya konsumsi makanan yang mengandung gula, garam, dan lemak, rendahnya konsumsi buah dan sayur, serta kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor yang meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular.

Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018, prevalensi obesitas pada penduduk usia di atas 18 tahun mengalami peningkatan dari 15,4% pada tahun 2013 menjadi 21,8% pada tahun 2018. Kondisi tersebut diperkirakan masih akan terus meningkat apabila tidak diimbangi dengan perubahan perilaku hidup sehat di tengah masyarakat.

Apabila kondisi ini tidak segera kita antisipasi, maka akan berdampak pada menurunnya produktivitas masyarakat. Padahal, usia produktif merupakan aset penting dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, dr. Agus Pranawa mengajak seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi, serta masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui penguatan kemitraan, pemberdayaan masyarakat, serta penyebarluasan informasi yang dilaksanakan secara mandiri, sistematis, dan berkesinambungan.

Ia juga mengingatkan bahwa Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) mengamanatkan pemerintah daerah untuk melaksanakan serta melaporkan pelaksanaan GERMAS, termasuk penyusunan regulasi pendukung di masing-masing daerah.

Mengakhiri sambutannya, dr. Agus Pranawa berharap kegiatan Penggerakan GERMAS dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membudayakan pola hidup sehat di Kabupaten Bangka Selatan. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan derajat kesehatan masyarakat terus meningkat sehingga mampu mewujudkan masyarakat Bangka Selatan yang sehat, produktif, dan berkualitas.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur perangkat daerah, instansi vertikal, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, tenaga kesehatan, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, Forum Anak, pelajar, serta kader kesehatan.

Turut hadir pula para kepala perangkat daerah, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan, jajaran DKPPKB Kabupaten Bangka Selatan, Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah, direktur rumah sakit, kepala puskesmas beserta pengelola program kesehatan, para camat, lurah, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan di Kabupaten Bangka Selatan.

Melalui kegiatan Penggerakan GERMAS ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam membudayakan pola hidup sehat terus meningkat sehingga mampu mewujudkan masyarakat Kabupaten Bangka Selatan yang sehat, produktif, dan berkualitas.

Share this content:

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *