25 September 2026

BELITUNG, Faktamediababel.com – Personel Satuan Lapangan (Satlap) Tricakti berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan pasir timah sebanyak 73 kampil dengan total berat sekitar 3.650 kilogram atau 3,6 ton di kawasan Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (24/9/2026) dini hari.

Pasir timah kering yang dikemas dalam kampil dengan berat rata-rata 50 kilogram tersebut ditaksir memiliki nilai mencapai Rp1,44 miliar.

Penindakan bermula dari informasi masyarakat terkait rencana transaksi atau COD biji timah ilegal yang diduga menggunakan kendaraan rental sekitar pukul 00.30 WIB.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Satlap Tricakti Sektor Belitung yang dipimpin Komandan Sektor (Dansektor) Belitung langsung bergerak melakukan penyisiran di sepanjang jalur Air Saga hingga kawasan Paal Satu.

Dalam penyisiran tersebut, petugas menemukan tiga kendaraan yang diduga mengangkut pasir timah. Dari hasil pemeriksaan awal, masing-masing kendaraan diperkirakan membawa muatan sekitar 1,2 ton pasir timah.

Muatan tersebut ditemukan tersimpan di bagian bagasi belakang serta kursi tengah kendaraan. Petugas kemudian mengamankan seluruh muatan berikut kendaraan yang digunakan untuk mengangkutnya.

Total barang bukti yang diamankan mencapai 73 kampil dengan berat keseluruhan sekitar 3.650 kilogram.

Selanjutnya, seluruh barang bukti dibawa dan diamankan di Pos STP Badau. Sementara para pihak yang diamankan dalam penindakan tersebut telah diserahkan kepada Kanit Tipidter Polres Belitung sekitar pukul 07.30 WIB untuk menjalani proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Sesuai rencana, barang bukti tersebut terlebih dahulu akan menjalani proses penimbangan dan pendataan secara resmi sebelum dipindahkan ke Gudang Barang Timah (GBT) untuk penyimpanan di bawah pengawasan aparat.

Selanjutnya, barang bukti akan dilakukan serah terima dengan petugas PT Timah di SPT yang dituangkan dalam Berita Acara Penitipan.

Dari hasil penindakan awal, tim menduga pasir timah tersebut akan dibawa keluar dari wilayah Belitung dan ditargetkan menembus ke Pulau Bangka. Dugaan tersebut kini masih menjadi bagian dari pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau sindikat yang berada di balik aktivitas penyelundupan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Tim Satlap Tricakti bersama Pos Belitung Barat masih melakukan penyelidikan dan pengembangan guna mengungkap asal-usul pasir timah, pihak yang terlibat, serta tujuan akhir pengiriman barang tersebut. (Gerry Mahesa/KBO Babel).

Share this content:

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *