05 Februari 2026

Toboali, Faktamediababel.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2027. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, terarah, dan berkelanjutan.

Forum Konsultasi Publik tersebut dilaksanakan pada Rabu (28/1/2026), mulai pukul 08.30 WIB, bertempat di Ruang Studio Perencanaan Pulau Kelapan, Kantor Bappelitbangda Kabupaten Bangka Selatan.

FKP RKPD Tahun 2027 menjadi wadah strategis bagi pemerintah daerah untuk menyerap masukan, saran, dan pandangan dari berbagai pemangku kepentingan dalam rangka menyempurnakan arah kebijakan serta prioritas pembangunan Kabupaten Bangka Selatan pada tahun 2027 mendatang.

Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Gatot Wibowo, S.Hut., M.Si., yang sekaligus mewakili Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP, dalam memberikan sambutan. Turut hadir Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka Selatan sekaligus sebagai narasumber dan hadir pula Kepala Bappelitbangda Kabupaten Bangka Selatan, Ari Sutanto, S.Si., M.T.

Selain itu, forum ini juga dihadiri oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Hadir pula para rektor atau perwakilan perguruan tinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pimpinan cabang atau unit perbankan di Kabupaten Bangka Selatan, serta Tim Penyusun RKPD Kabupaten Bangka Selatan. Peserta mengikuti kegiatan baik secara langsung maupun daring.

Sementara itu, secara daring melalui aplikasi Zoom, Forum Konsultasi Publik ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Joko Triadhi, S.E., M.Si., yang turut bertindak sebagai narasumber.

Dalam sambutan Bupati Bangka Selatan yang disampaikan oleh Gatot Wibowo, disampaikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Bangka Selatan menjadi momentum penting untuk melakukan transformasi pembangunan daerah.

“Momentum Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Bangka Selatan ini menjadi titik penting bagi kita untuk melakukan transformasi pembangunan. Usia ini bukan lagi usia bertumbuh, melainkan usia untuk bertransformasi,” ujar Gatot Wibowo.

Lebih lanjut, Gatot menjelaskan bahwa transformasi pembangunan Kabupaten Bangka Selatan diarahkan pada penguatan fondasi daerah agar mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan.

“Transformasi pembangunan Bangka Selatan harus difokuskan pada penguatan konektivitas wilayah dan infrastruktur berkelanjutan,” jelasnya.

Selain penguatan infrastruktur, transformasi pembangunan juga mencakup penguatan ekonomi berbasis potensi lokal dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Transformasi ekonomi berbasis potensi lokal dan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, serta tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel menjadi bagian penting dari arah pembangunan,” tambah Gatot.

Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2027 ini berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan terkait tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap terbangun keselarasan antara rencana pembangunan daerah dengan aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan, sehingga program dan kegiatan yang dirumuskan dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, dan berkelanjutan demi kemajuan Kabupaten Bangka Selatan di masa mendatang.

Sebagai bagian dari rangkaian proses perencanaan pembangunan daerah, Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2027 diharapkan dapat menjadi landasan yang kuat dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bangka Selatan.

Share this content:

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *