
Bangka Selatan, Faktamediababel.com — Dalam rangka memperingati Seperempat Abad Arsada (Asosiasi Rumah Sakit Daerah), RSUD Kriopanting Bangka Selatan menggelar kegiatan Donor Darah Serentak bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka Selatan) dan PT. Timah Tbk.Basel Senin, 3 November 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor RSUD Kriopanting tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 30 kantong darah, hasil dari partisipasi aktif para tenaga kesehatan, masyarakat, serta pegawai rumah sakit.
Kegiatan donor darah ini tidak hanya menjadi momentum peringatan hari bersejarah bagi jaringan rumah sakit daerah, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, terutama dalam membantu ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Kriopanting, Himawan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada PMI Bangka Selatan, seluruh peserta, serta jajaran pegawai rumah sakit yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan ini.
“Kami dari pihak RSUD Kriopanting mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PMI Bangka Selatan atas kerja sama dan dukungannya, juga kepada masyarakat serta seluruh pegawai RSUD yang dengan sukarela mendonorkan darahnya. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperingati Seperempat Abad Arsada, sekaligus wujud kepedulian kami terhadap sesama,” ujar Himawan.
Menurutnya, donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga bagi pendonor itu sendiri, karena dapat menumbuhkan rasa empati dan solidaritas sosial yang tinggi di lingkungan kerja rumah sakit maupun masyarakat luas.
“Dengan donor darah, kita bukan hanya menyelamatkan nyawa orang lain, tetapi juga menumbuhkan semangat kemanusiaan dalam diri kita. Ini adalah bentuk ibadah sosial yang sederhana namun sangat bermakna,” tambah Himawan.
Dari hasil kegiatan, tercatat 30 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam satu hari pelaksanaan. Jumlah ini merupakan hasil dari antusiasme tinggi para peserta, termasuk pegawai rumah sakit, staf medis, tenaga administrasi, serta masyarakat sekitar yang datang untuk berpartisipasi.
Kegiatan donor darah serentak ini juga merupakan bagian dari gerakan nasional Arsada (Asosiasi Rumah Sakit Daerah) yang mengajak seluruh RSUD di Indonesia untuk turut serta melakukan kegiatan serupa pada waktu yang bersamaan, sebagai bentuk solidaritas antar rumah sakit daerah dalam meningkatkan pelayanan dan kontribusi sosial terhadap masyarakat.
Himawan menegaskan bahwa RSUD Kriopanting berkomitmen untuk terus aktif dalam kegiatan sosial seperti ini di masa mendatang. Ia berharap kegiatan donor darah dapat dijadikan agenda rutin, tidak hanya pada momentum peringatan tertentu.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini. Ke depan, RSUD Kriopanting akan terus bersinergi dengan PMI dan instansi lain untuk menggelar aksi-aksi kemanusiaan. Karena sejatinya, rumah sakit tidak hanya menjadi tempat pengobatan, tetapi juga pusat kepedulian terhadap kehidupan,” tegasnya.
Sementara itu, pihak PMI Kabupaten Bangka Selatan mengapresiasi semangat dan antusiasme seluruh peserta kegiatan. PMI menilai kegiatan donor darah seperti ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan darah di wilayah Bangka Selatan, yang kerap meningkat terutama untuk pasien rawat inap, ibu melahirkan, dan korban kecelakaan.
Melalui kerja sama dengan RSUD Kriopanting, PMI berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya mendonorkan darah secara berkala, karena setetes darah dapat menyelamatkan nyawa orang lain.
Semangat Arsada 25 Tahun: Mengabdi, Melayani, dan Menyelamatkan
Peringatan Seperempat Abad Arsada menjadi simbol perjalanan panjang lembaga rumah sakit daerah di Indonesia dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. RSUD Kriopanting sebagai bagian dari jaringan tersebut menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi rumah sakit yang lebih modern, profesional, dan berorientasi pada kemanusiaan.
Dengan tema “Mengawal Rumah Sakit Daerah untuk Kemanusiaan dan Pelayanan yang Berkualitas”, kegiatan donor darah ini menjadi refleksi bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berbicara tentang pengobatan, tetapi juga tentang nilai kepedulian dan gotong royong yang menjadi karakter bangsa Indonesia.
“Kami ingin momentum Seperempat Abad Arsada ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menebar manfaat. Donor darah hanyalah satu langkah kecil, tapi dampaknya sangat besar bagi kehidupan,” tutup Himawan.
Kegiatan donor darah serentak di RSUD Kriopanting Bangka Selatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara instansi pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat mampu melahirkan aksi nyata bagi kemanusiaan.
Dari 30 kantong darah yang terkumpul, tersimpan harapan besar bahwa setiap tetes darah akan menjadi penyelamat bagi sesama yang membutuhkan
Share this content:
