
Bangka Selatan, Faktamediababel.com — Dalam rangka menyukseskan program nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Satgas TMMD bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Selatan menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik bagi masyarakat desa di Pulau Lepar. (5/3/26).
Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sekaligus keterampilan kepada para petani mengenai cara mengolah limbah organik menjadi pupuk yang ramah lingkungan serta memiliki nilai ekonomis.
Perwira Koordinator TMMD, Kapten Inf. Aritonang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk membantu para petani mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sekaligus menekan biaya produksi pertanian.
“Kami ingin masyarakat bisa mandiri dalam mengolah potensi alam yang ada, seperti kotoran ternak dan limbah dapur, sehingga dapat dimanfaatkan menjadi pupuk yang bermanfaat bagi kesuburan tanah,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, materi disampaikan langsung oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Bangka Selatan, yaitu Pak Gito bersama tiga orang stafnya. Para peserta diberikan penjelasan sekaligus praktik langsung pembuatan pupuk organik cair (POC) dan kompos.
Adapun tahapan yang diajarkan dalam pelatihan tersebut antara lain:
Pemilihan Bahan
Menggunakan bahan-bahan organik seperti sisa sayuran, dedaunan kering, jerami padi, serta limbah dapur lainnya.
Proses Fermentasi
Bahan organik kemudian difermentasi dengan menambahkan larutan pengurai seperti EM4 dan gula merah sebagai katalisator untuk mempercepat proses penguraian dalam wadah tertutup.
Aplikasi di Lapangan Peserta juga diberikan edukasi mengenai takaran penggunaan pupuk organik cair, yaitu dengan mencampurkan 1 liter POC dengan 10 liter air sebelum diaplikasikan ke tanaman.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama saat sesi praktik langsung pembuatan pupuk organik.
Melalui kegiatan ini diharapkan tidak hanya mampu memperbaiki kualitas tanah yang mulai jenuh akibat penggunaan pupuk anorganik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui produksi dan penjualan pupuk organik lokal.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah secara berkelanjutan.
Share this content:
