
Bangka Selatan — Sebanyak 12 putra-putri Kabupaten Bangka Selatan resmi dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan melalui Program Beasiswa Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026.
Persiapan tersebut dilakukan melalui kegiatan pembekalan dan pemantapan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Jumat (11/9/2026), di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Selatan.
Pembekalan diberikan sebagai bekal awal bagi calon mahasiswa sebelum mereka berangkat menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi penerima beasiswa yang berada di sejumlah daerah di Indonesia.
Usai mengikuti pembekalan, para calon mahasiswa kemudian diarahkan untuk menemui Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Wakil Bupati untuk memberikan motivasi dan pesan secara langsung kepada generasi muda Bangka Selatan yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wabup Debby mengungkapkan rasa bangga sekaligus memberikan apresiasi kepada 12 calon mahasiswa penerima Beasiswa SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026.
Ia meminta seluruh penerima beasiswa bersyukur atas kesempatan yang diperoleh dan memanfaatkannya secara maksimal untuk meraih prestasi selama menjalani pendidikan.
“Selamat kepada adek-adek yang dapat beasiswa sebanyak 12 orang.
Beasiswanya tersebar di seluruh Indonesia. Pesannya kalian bersyukurlah karena kalian orang-orang terbaik yang mendapatkan beasiswa. Beasiswa dari awal kuliah sampai selesai, pokoknya kalian jaga nama daerah. Kalau sudah ada beasiswa jadi kalian manfaatkan dengan baik, dengan berprestasi. Sehingga bisa pertanggungjawabkan beasiswa ini,” tegas Wabup Debby.
Selain menekankan pentingnya prestasi akademik, Wabup Debby juga mengingatkan para calon mahasiswa agar menjaga sikap, nama baik keluarga dan daerah selama berada di luar Bangka Selatan.
Menurutnya, kesempatan mendapatkan beasiswa merupakan sebuah kepercayaan yang harus dijawab dengan kesungguhan dalam menjalani pendidikan hingga menyelesaikan studi dengan baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Selatan, Risvandika, S.P., mengatakan bahwa pada tahap awal terdapat 14 putra-putri daerah yang diusulkan dan dinyatakan berhasil memperoleh Beasiswa SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026.
Namun, dalam tahapan persiapan keberangkatan, dua calon penerima memutuskan untuk mengundurkan diri. Salah satu pertimbangannya adalah lokasi perguruan tinggi yang dinilai cukup jauh dari tempat tinggal.
“Dari total 14 anak yang semula diusulkan dan berhasil mendapatkan beasiswa sawit, ada beberapa yang mengundurkan diri dikarenakan lokasi perguruan tinggi yang diterima dinilai terlalu jauh dari rumah. Oleh karena itu, jumlah akhir yang siap berangkat menetap menjadi 12 anak,” ujar Risvandika.
Ia menjelaskan, 12 calon mahasiswa tersebut nantinya akan menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi perkebunan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap program tersebut mampu membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk meningkatkan pengetahuan, kapasitas, serta kompetensi di bidang perkebunan kelapa sawit.
Para penerima beasiswa juga diharapkan dapat menjalani pendidikan secara sungguh-sungguh, mempertahankan prestasi, menyelesaikan studi tepat waktu, serta membawa nama baik Kabupaten Bangka Selatan selama berada di lingkungan perguruan tinggi.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Harapannya, setelah menyelesaikan pendidikan nanti, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat memberikan manfaat serta kontribusi bagi kemajuan daerah,” demikian harapan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, S.T., M.M., serta jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Selatan.
Kalau mau, saya juga bisa buatkan versi yang lebih “media online” dengan gaya Faktamediababel.com, lengkap dengan lead yang lebih menarik, judul click-worthy, dan bahasa berita yang lebih natural agar tidak terkesan menyalin naskah awal
Share this content:
